BRAND IMAGE SEBAGAI DAYA TARIK PENJUALAN PRODUK: STUDI KUALITATIF PADA KONSUMEN BAKPIA PATHOK PATOK 25

Authors

  • Martina Safitri Universitas PGRI Kanjuruhan Malang
  • Eli Alvina Universitas PGRI Kanjuruhan Malang
  • Naim Universitas PGRI Kanjuruhan Malang
  • Walipah Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Abstract

Saat ini, bakpia bukan hanya oleh-oleh khas Yogyakarta tetapi juga komoditi perdagangan yang memiliki pasar yang potensial. Produsen baru bakpia muncul, menawarkan variasi baru pada produk bakpia. Bakpia Pathok 25 merupakan brand image bakpia yang mengembangkan kreasi pada produk sehingga memiliki cita rasa yang berbeda dengan produk bakpia lainnya. Slogan "Lebih Dari Yang Asli" digunakan oleh Bakpia Pathok 25 untuk menunjukkan citra kreatif dan unik yang dimiliki oleh brand image. Studi ini menggunakan konsep strategi pembangunan brand image Kevin Keller, yang menitikberatkan pada tiga hal: elemen merek, strategi pemasaran, dan penggunaan asosiasi sekunder.  Fokus Penelitian ini menggunakan metode wawancara dan observasi mendalam dengan manajemen Bakpia Pathok 25 untuk mengetahui strategi pengembangan merek dan metode yang digunakan. Kemudian hasil wawancara, artikel, dan dokumen yang berkaitan dengan subjek penelitian dibandingkan untuk melakukan analisis data triangulasi data.

Published

2025-05-31

How to Cite

Safitri, M., Alvina, E., Naim, & Walipah. (2025). BRAND IMAGE SEBAGAI DAYA TARIK PENJUALAN PRODUK: STUDI KUALITATIF PADA KONSUMEN BAKPIA PATHOK PATOK 25. Jurnal Akuntansi, Manajemen Dan Ilmu Pendidikan, 1(1), 167–174. Retrieved from https://journal.yapakama.com/index.php/JAMED/article/view/221

Issue

Section

Articles