MENYUARAKAN ASPIRASI DALAM BINGKAI BUDAYA MASYARAKAT (TINJAUAN LITERATUR)
Keywords:
Budaya Masyarakat, Aspirasi, Partisipasi Publik, Era DigitalAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis budaya masyarakat dalam menyuarakan aspirasi dengan pendekatan historis, yuridis, teoritis, dan empiris. Aspirasi dipahami sebagai wujud partisipasi publik yang merefleksikan nilai, tradisi, dan identitas sosial masyarakat Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif, berdasarkan analisis dokumen akademik, laporan penelitian, dan regulasi hukum yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan empat pola utama budaya aspirasi: (1) musyawarah adat, (2) gerakan nasional, (3) demonstrasi politik, dan (4) aspirasi digital. Era digital juga menghasilkan empat tantangan utama, yaitu disinformasi, ujaran kebencian, polarisasi politik, dan kesenjangan digital. Penelitian ini mengidentifikasi gap berupa minimnya kajian yang menghubungkan nilai-nilai budaya tradisional dengan dinamika aspirasi digital. Meskipun medium penyampaiannya berubah, nilai-nilai seperti gotong royong, solidaritas, dan kebersamaan tetap menjadi ciri khas utama. Kebaruan penelitian ini adalah penegasan bahwa budaya aspirasi harus dipahami bukan hanya sebagai fenomena politik, tetapi juga sebagai fenomena budaya yang dinamis, kontekstual, dan adaptif terhadap perkembangan zaman



